
JAMBI – SMP N 17 Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi dan inovasi pendidikan. Guna mewujudkan ekosistem sekolah yang adaptif dan berpusat pada murid, pihak sekolah menggelar workshop “Peningkatan Kopetensi Guru Dalam Pembelajaran Mendalam dan KKA Menuju Sekolah Model” kegiatan ini berlangsung selama Dua Hari pertanggal 01 Juli 2026 dan 02 Juli 2026 yang diikuti oleh seluruh majelis guru dan staf tenaga kependidikan.
Acara yang berlangsung pada hari rabu tanggal 1 Juli 2026 ini menghadirkan Bapak Yandri , M.Pd sebagai pemateri utama. Beliau membedah secara mendalam tiga pilar penting dalam transformasi pendidikan modern saat ini.

Penguatan Sekolah Model Sebagai salah satu sekolah acuan, SMP N 17 Kota Jambi dimatangkan untuk menjadi contoh bagi sekolah lain dalam hal manajemen tata kelola, budaya sekolah yang positif, serta penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Optimalisasi KKA (Kumpulan Komunitas Aktivitas/Belajar) Dalam sesi ini, ditekankan pentingnya mengaktifkan Komunitas Belajar (Kombel) intra-sekolah. Melalui wadah KKA, para pendidik didorong untuk saling berkolaborasi, berbagi praktik baik (sharing best practices), dan memecahkan tantangan pembelajaran di kelas secara bersama-sama.
Kepala SMP Negeri 17 Kota Jambi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Pak Yandri serta antusiasme yang ditunjukkan oleh para guru.
“Kehadiran Pak Yandri memberikan pandangan yang sangat mencerahkan bagi kami. Melalui workshop ini, kita ingin memastikan bahwa setiap guru di SMP Negeri 17 Kota Jambi tidak hanya sekadar mengajar, tetapi juga terus belajar, melek digital lewat PMM, dan aktif berkolaborasi di wadah KKA demi kemajuan murid”.
Suasana workshop tampak hidup dengan adanya sesi diskusi interaktif dan simulasi pengisian perangkat digital. Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMP Negeri 17 Kota Jambi siap melangkah lebih maju sebagai Sekolah Model yang mampu menginspirasi, bergerak bersama, dan berdampak luas bagi kemajuan pendidikan di Kota Jambi.
Melanjutkan estafet materi dari Pak Yandri,
Ibu Yuni Nina Ekawati, S.Psi, M.Psi hadir membawa perspektif psikologi praktis ke dalam ruang Workshop. Sebagai seorang psikolog, Ibu Yuni menerjemahkan konsep besar Terapi Pendidikan yang telah disampaikan sebelumnya menjadi panduan aksi nyata bagi para guru.
Di sesi ini, beliau membekali guru SMP N 17 Kota Jambi dengan kemampuan mengelola emosi diri sendiri (teacher well-being), mendeteksi dini hambatan psikologis siswa, serta menerapkan teknik komunikasi terapeutik.
beliau dikenal aktif dalam memberikan edukasi serta pelatihan bagi tenaga pendidik untuk menciptakan ekosistem sekolah yang sehat secara mental dan emosional.
Beliau menggabungkan pendekatan ilmiah psikologi dengan realita praktis di lapangan, membantu para guru mengenali hambatan psikologis, emosional, maupun perilaku yang sering kali memengaruhi proses belajar-mengajar di kelas.
Dalam sesi yang dilaksanakan di SMP N 17 Kota Jambi pada 1 Juli 2026 ini, Ibu Yuni Nina Ekawati membedah konsep Terapi Pendidikan bukan sebagai penyembuhan klinis semata, melainkan sebagai asistensi psikologis preventif dan kuratif yang dapat diterapkan oleh guru di kelas.
Fokus utama pematerian beliau meliputi Deteksi Dini Hambatan Belajar Membantu guru mengidentifikasi apakah penurunan prestasi atau perubahan perilaku siswa berakar dari masalah emosional, tekanan sosial, atau kejenuhan digital..
Hari Kedua Workshop SMP Negeri 017 Jambi | Kamis, 2 Juli 2026
JAMBI – Dihari kedua Workshop di SMP Negeri 017 Jambi Kedatangan Tamu Istimewa Kepala Dinas Kota Jambi Bapak Sugiyono,M.Pd yang sekaligus memberikan kata sambutan dan arahan serta semangat untuk Guru-Guru SMP Negeri 017 Jambi yang mana di sampaikan Kepala Dinas Kota Jambi Bapak Sugiyono,M.Pd, Bapak dan Ibu guru yang saya banggakan, Saya sengaja hadir di sini pada hari kedua untuk melihat langsung aura perjuangan Bapak/Ibu sekalian. Dan luar biasa, saya melihat wajah-wajah yang penuh optimisme. Kemarin Bapak/Ibu sudah dibekali ilmu yang sangat mahal tentang ” Peningkatan Kopetensi Guru Dalam Pembelajaran Mendalam dan KKA Menuju Sekolah Model “. Hari ini, semangat itu harus kita lipatgandakan. Kenapa? Karena Dinas Pendidikan Kota Jambi menaruh harapan yang sangat besar pada sekolah di Kota Jambi. Saya ingin menegaskan di ruangan ini SMP Negeri 17 Kota Jambi harus siap dan mampu menjadi Sekolah Model di Kota Jambi

Menjadi Sekolah Model bukan sekadar gaya-gayaan papan nama atau megahnya gedung. Sekolah Model adalah sekolah yang menjadi rujukan, sekolah yang jalannya setapak lebih maju dalam inovasi, dan sekolah yang berhasil menciptakan ekosistem belajar yang berpihak pada murid. yang Bapak/Ibu pelajari sejak kemarin adalah modal utama kita. Ketika sekolah lain masih bingung menghadapi perubahan karakter siswa di era digital, SMP N 17 sudah melangkah ke depan dengan pendekatan Kopetensi Guru Dalam Pembelajaran Mendalam dan KKA Menuju Sekolah Model yang humanis. Inilah ciri khas Sekolah Model
Namun, untuk mewujudkan target besar sebagai Sekolah Model, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Superman itu tidak ada, yang ada adalah Super Team. Oleh karena itu, kuncinya ada pada penguatan KKA (Komunitas Belajar / Kelompok Kerja Pendidik) di sekolah ini.
Melalui wadah KKA, saya minta Bapak dan Ibu guru tidak lagi menyimpan praktik baiknya sendirian di dalam laci.
- Jadikan KKA sebagai ruang bagi kita untuk saling sharing (berbagi).
- Jadikan KKA sebagai tempat berdiskusi ketika menemui hambatan belajar siswa di kelas.
- Gunakan KKA untuk merumuskan indikator ketercapaian yang nyata bagi perkembangan anak-anak kita.
Jika KKA di SMP N 17 hidup, bergerak, dan berdampak, maka otomatis mutu pembelajaran akan naik, dan predikat Sekolah Model itu akan melekat dengan sendirinya karena prestasi dan iklim sekolah yang luar biasa.Bapak dan Ibu Guru yang saya cintai, Mengajar di zaman ini memang melelahkan, tetapi ingatlah bahwa di tangan Bapak/Ibulah masa depan anak-anak Jambi dipertaruhkan. Tugas kita bukan hanya mentransfer isi buku ke otak siswa, tapi menyentuh hati mereka, menyembuhkan luka belajar mereka, dan mengantarkan mereka menjadi generasi emas yang berkarakter.
Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah dan seluruh guru SMP N 17 Kota Jambi atas terselenggaranya workshop yang luar biasa ini. Teruslah bergerak, teruslah berinovasi, dan mari kita buktikan bahwa SMP Negeri 17 Kota Jambi adalah pelopor Sekolah Model yang berdampak nyata di Kota Jambi. Selamat melanjutkan workshop di hari kedua. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan mari kita bangun pendidikan Kota Jambi yang lebih bermutu dan humanis.
Setelah selesai kata sambutan dari Kepala dinas Kota Jambi . SMP Negeri 017 Jambi melanjutkan workshop dengan Narasumber Dr.Sutrimo, S.Pd.M.Pd ,Strategi Cepat dan Modern Menyusun Modul Ajar Berbasis Inovasi Digital.
Bapak Dr. Sutrimo, S.Pd., M.Pd. adalah seorang pakar kurikulum, akademisi, sekaligus praktisi pendidikan yang memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan mutu dan profesionalisme guru. Dengan latar belakang pendidikan doktoral (Dr.) di bidang manajemen dan pengembangan pendidikan, beliau mengkombinasikan pemahaman teoretis yang kuat dengan kebutuhan riil guru di lapangan.
Beliau dikenal luas sebagai narasumber yang visioner namun tetap membumi. Pendekatan yang beliau bawa selalu berfokus pada efisiensi kerja guru melalui pemanfaatan teknologi, sehingga administrasi sekolah tidak lagi menjadi beban, melainkan alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dalam sesi ini, Dr. Sutrimo akan mendobrak stigma bahwa menyusun Modul Ajar adalah hal yang rumit, menyita waktu, dan membosankan. Beliau akan membimbing para guru untuk menguasai metode “Akselerasi Modul Ajar” yang dirancang khusus untuk memenuhi standar Kurikulum Merdeka namun tetap fleksibel.
Fokus utama pematerian beliau meliputi:
- Penyusunan Berbasis Template Dinamis: Mengajarkan cara memetakan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) ke dalam struktur komponen inti Modul Ajar secara sistematis tanpa harus menulis dari nol.
- Integrasi Teknologi & Tools Modern: Membimbing guru memanfaatkan platform digital dan kecerdasan buatan (AI tools) secara bijak untuk menyusun ide pemantik, skenario pembelajaran, hingga instrumen asesmen dalam hitungan menit.
- Diferensiasi Pembelajaran yang Praktis: Menunjukkan cara menyusun modul yang adaptif dan akomodatif terhadap keberagaman kemampuan siswa tanpa membuat guru kewalahan.
Melalui sesi yang interaktif dan berbasis hands-on practice (langsung praktik) ini, Dr. Sutrimo siap membantu para guru SMP N 17 Kota Jambi memangkas waktu kerja administratif secara signifikan. Hasilnya, guru memiliki Modul Ajar yang modern, aplikatif, dan memiliki lebih banyak waktu berkualitas untuk fokus pada interaksi mendidik siswa di kelas.

Setelah selesai kegiatan Workshop Selama dua hari Kapala Sekolah meminta salah satu guru memberikan pesan dan kesan yang didapat selamat kegiatan . dan salah satu guru berdiri untuk memberikan pesan yang didapan untuk mewakilkan seluru guru yang mengikuti kegiatan workshop selama dua hari . Miss Retno Rahayu , S.Pd Berdiri di sini, mewakili rekan-rekan sekalian, jujur hati saya merasa penuh dan sangat bersyukur. Jika boleh jujur, sebelum workshop ini dimulai, mungkin sebagian dari kita datang ke ruangan ini dengan membawa “gelas yang penuh” oleh rasa lelah, penat dengan rutinitas kelas, atau bahkan bingung menghadapi tantangan murid-murid di era digital saat ini.
Namun, selama mengikuti workshop ini, kesan terdalam yang saya dan rekan-rekan rasakan adalah seperti menemukan oase di tengah padang pasir.
Melalui materi dari Pak Yandri, kita diingatkan kembali tentang esensi dan marwah kita sebagai pendidik. Kita diajak membuka mata terhadap arah baru pendidikan modern.
Lalu bersama Ibu Yuni, kita tidak hanya diajari teori psikologi, tapi hati kita disentuh. Kami belajar bahwa sebelum kami menyembuhkan luka belajar anak-anak di kelas, kami sebagai guru harus healing dan selesai dengan emosi kami sendiri terlebih dahulu. Kami diajarkan cara memeluk kekurangan siswa melalui komunikasi terapeutik. Sesi itu benar-benar menguatkan mental kami.
Dan puncaknya, hari ini bersama Bapak Dr. Sutrimo, kecemasan kami terhadap tumpukan administrasi seketika runtuh. Beliau memberikan kita “senjata” modern untuk membuat Modul Ajar dengan sangat cepat, taktis, dan berbasis teknologi. Ini adalah jawaban konkret atas doa-doa para guru yang ingin mengajar dengan merdeka tanpa terjebak beban dokumen!
Ditambah lagi, wejangan dari Bapak Kepala Dinas, Bapak Sugiono, mengenai visi Sekolah Model dan optimalisasi KKA, semakin memperjelas arah kompas perjuangan kita ke depan. Kita pulang dari ruangan ini bukan lagi sebagai guru yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai sebuah Super Team melalui Komunitas Belajar kita.
Pesan saya untuk kita semua, rekan-rekan guru hebat Mari kita jaga api semangat yang sudah menyala selama workshop ini. Mari kita bawa atmosfer positif, komunikasi yang hangat, dan modul ajar yang modern ini ke dalam ruang-ruang kelas kita mulai besok pagi. Mari kita buktikan bahwa SMP N 17 Kota Jambi bukan sekadar menyandang gelar Sekolah Model di atas kertas, tapi kita adalah model nyata dari sekolah yang memanusiakan manusia.
Terima kasih yang tak terhingga kepada pihak sekolah, panitia, dan seluruh narasumber. Pengalaman dan ilmu selama kegiatan ini akan menjadi salah satu modal terbaik dalam perjalanan karier mengajar kami.dan kegiatan ini di tutup langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 017 Jambi .



